Healthy

Cara Imun Kuat Secara Alami

March 30, 2020

Tags: , , , , , , , , ,

Sistem kekebalan tubuh kita terdiri dari banyak sekali jenisnya dan bekerja seperti tentara di seluruh tubuh. Ada di kulit, saluran nafas, darah, terutama di pencernaan. Ketika sistem kekebalan tubuh berfungsi dengan baik, kita bahkan tidak menyadarinya. Tetapi ketika kita memiliki sistem kekebalan yang lemah, berisiko lebih tinggi terkena infeksi dan kondisi kesehatan lainnya.

Penuhi nutrisi untuk respons imun adalah cara untuk #kuatinbadannya sehingga tentara kekebalan tubuh kita bisa bekerja secara optimal. Analoginya ; Jika mau tentara kuat selain kita latih pasti jita kasih senjata, pelindung, tank, dsb. Sama seperti cara untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh kita. Support dengan nutrisi apapun yang bisa membuat kekebalan tubuh kita lebih kuat.

Nutrisi penting untuk imun :

1. Vitamin D

Merupakan nutrient alami terbaik yang mengatur kerja kekebalan tubuh (immunemodulator). Dan membantu mengkativasi banyak respon imun, contoh ; sel imun dapat mengenali dan menghancurkan virus atau bakteri yang masuk. Perannya sangat penting sebagai antivirus alami. Selain bagus untuk kekebalan Vitamin D juga punya ratusan fungsi lain di dalam tubuh.

Sumber Vitamin D yang paling baik dan gratis adalah sinar matahari. Berjemurlah setiap hari diatas jam 9 pagi, selama minimal 30 menit.

Makanan yang tinggi vitamin D adalah Cod liver oil, ikan kembung, telur, jamur, kedelai. Supplementasi Vitamin D3 krusial dibutuhkan untuk meningkatkan imun. Pilihlah jenis supplemen yang berkualitas untuk jenis ini (Plant based).

2. Zinc

Salah satu mineral penting yang sangat baik untuk antivirus, terutama virus yang menyerang saluran pernapasan atas. Zinc diperlukan untuk berbagai fungsi sel kekebalan tubuh, pensinyalan sel dan mengurangi stres oksidatif. Defisiensi Zinc dapat menyebabkan respons kekebalan tubuh melemah.

Makanan tinggi zinc contohnya ; Tiram, daging sapi, legumes (lentil), udang, jamur shitake, kacang-kacangan.

3. Vitamin C

Vitamin C meningkatkan menstimulai sel darah putih untuk memerangi virus yang masuk. Dengan mencukupi kebutuhan vitamin C dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan sangat berguna pada saat awal infeksi, terutama terhadap virus influenza.

Makanan tinggi vitamin C adalah ; Jambu biji, paprika, kiwi, strawberry, jeruk, papaya, broccoli.

4. Selenium

Merupakan salah satu antioksidant penting. Selenium menurunkan stres oksidatif dalam tubuh, mengurangi peradangan dan meningkatkan imunitas.

Makanan kaya akan Selenium yaitu ; Kacang brazil, daging, beras coklat, udang, jamur, telur, biji bunga matahari.

5. Minyak Kelapa

Mempunyai senyawa Monolaurin yaitu ekstrak dari minyak kelapa yang diketahui sebagai antivirus yang kuat. Konsumsi setiap hari 1 sendok makan minyak kelapa murni (VCO) organik.

6. Bawang putih

Bawang putih selain kaya akan antioxidant, bawang putih mempunyai senyawa antibakteri dan antivirus dengan menghambat penempelan dan proliferasi virus.

7. Kunyit

Curcumin senyawa yang terkandung di dalam kunyit paling dikenal karena efek antiinflamasinya, curcumin telah ditunjukkan dalam dua dekade terakhir sebagai penstimulasi kekebalan tubuh (immunemodulator) yang kuat. Kunyit termasuk dalam kategori rempah yang tinggi antioksidant.

8. Teh Hijau

Memiliki antioksidan cathechins yang mempunyai efek antivirus dengan menghambat penempelan virus ke sel tubuh.

9. Probiotik

70% sistem imun ada di pencernaan. Bakteri baik (Probiotik) membentengi dinding pencernaan sehingga menahanan patogen yang masuk. Karena itu sangat penting mengkonsumsi makanan tinggi probiotik.

Gaya hidup lainnya yang sangat vital :

1. Tidur Benar

Imun yang kuat sangat dipengaruhi dengan kualitas tidur, karena saat tidur berbagai proses penting tubuh terjadi. Tidur selama 7-8 jam setiap harinya, mulai dari jam 9 malam dan tidur dalam (deep sleep).

2. Hidup organik

Dengan hidup organik, tubuh kita jadi bisa lebih fokus ke hal penting, contohnya ke sistem kekebalan tubuh. Jadi tidak sibuk mengurusi toksin-toksin/zat kimia yang masuk kedalam tubuh kita dan memperberat kerja tubuh.

3. Pikiran Happy

Stress meningkatkan hormon kortikostreriod yang bisa melemahkan sistem imun. Jika fisik sehat kemampuan kita untuk mengatasi stress juga meningkat. Pikiran yang sehat, tubuh sehat, begitu pula sebaliknya.

Dengan support nutrisi dan perubahan gaya hidup yang vital untuk sitem imun ini, imun jadi kuat dan virus akan mudah di tangkal. Dan pada saat awal infeksi, pemulihan akan lebih cepat. Konsumsi suplemen berkualitas yang berasal dari tanaman (plant based) sehingga tubuh bisa mengabsorbsi secara lebih baik.

Reference

  1. Aranow, Cynthia. “Vitamin D and the Immune System.” Journal of Investigative Medicine : the Official Publication of the American Federation for Clinical Research, U.S. National Library of Medicine, Aug. 2011, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3166406/.
  2. Prasad, Ananda S. “Zinc in Human Health: Effect of Zinc on Immune Cells.” Molecular Medicine (Cambridge, Mass.), ScholarOne, 2008, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2277319/.
  3. Bayan, Leyla, et al. “Garlic: a Review of Potential Therapeutic Effects.” Avicenna Journal of Phytomedicine, Mashhad University of Medical Sciences, Jan. 2014, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4103721/.
  4. HIERHOLZER, JOHN & KABARA, JON. (2007). In vitro effects of monolaurin compounds on enveloped RNA and DNA viruses. Journal of Food Safety. 4. 1 – 12. 10.1111/j.1745-4565.1982.tb00429.x.
  5. Hoffmann, Peter R, and Marla J Berry. “The Influence of Selenium on Immune Responses.” Molecular Nutrition & Food Research, U.S. National Library of Medicine, Nov. 2008, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3723386/.
  6. Kim, Yejin, et al. “Vitamin C Is an Essential Factor on the Anti-Viral Immune Responses through the Production of Interferon-α/β at the Initial Stage of Influenza A Virus (H3N2) Infection.” Immune Network, The Korean Association of Immunologists, Apr. 2013, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3659258/.
  7. Xu, Jun, et al. “A Review of the Antiviral Role of Green Tea Catechins.” Molecules (Basel, Switzerland), MDPI, 12 Aug. 2017, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6152177/
  8. Besedovsky, Luciana, et al. “Sleep and Immune Function.” Pflugers Archiv : European Journal of Physiology, Springer-Verlag, Jan. 2012, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3256323/.
  9. Morey, Jennifer N, et al. “Current Directions in Stress and Human Immune Function.” Current Opinion in Psychology, U.S. National Library of Medicine, 1 Oct. 2015, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4465119/.
3 likes

Author

dr. Kartika Prasasti Ramadia

Your email address will not be published.