Healthy / Organic Life

Detoksifikasi Tubuh dengan Spirulina

May 13, 2020

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Setiap hari tubuh kita terpapar banyak sekali polusi dan bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh sehingga tubuh kita membutuhkan detoksifikasi. Detoksifikasi adalah proses pembuangan racun dan toksin secara alami oleh tubuh kamu setiap hari.

Salah satu superfood yang membantu tubuh melakukan detoksifikasi adalah Spirulina.

Spirulina adalah ganggang yang kita kenal juga sebagai Cyanobacteria, yang merupakan salah satu bentuk probiotik untuk meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus, dan meningkatkan kesehatan pencernaan.

Spirulina adalah salah satu superfood yang terkenal karena profil nutrisinya yang unik, yaitu kandungan klorofil, vitamin B, vitamin K, zinc dan magnesium yang komplit. Spirulina memiliki kandungan protein dengan profil asam amino yang baik untuk vegetarian.

Berikut ini adalah Manfaat Spirulina :

  • Detoksifikasi Logam Berat (terutama Arsen)

Spirulina membantu detoksifikasi tubuh kamu dari logam berat terutama Arsen yang terdapat pada rokok dan pestisida. Penumpukan logam berat ini dapat menyebabkan gangguan pada ginjal, kerusakan hati dan gangguan saraf seperti Dementia/Alzheimer. Sehingga detoksifikasi sangat dibutuhkan oleh tubuh, dan Spirulina adalah salah satu makanan yang terbukti menurunkan logam berat dari banyak penelitian kedokteran. 

  • Eliminasi Kandida

Tingginya diet makanan tinggi gula dan bahan masakan yang tidak alami menyebabkan resistensi dari antimikroba dan tidak efektifnya obat-obatan anti jamur, sehingga tingginya infeksi dari jamur sejak tahun 1980. Dari hasil penelitian, spirulina membantu dengan meningkatkan mikrobiota usus sehingga menghambat pertumbuhan jamur.

  • Membantu mencegah kanker

Antosianin pada spirulina membantu sebagai anti kanker dengan meningkatkan antioksidan pada tubuh. Spirulina membantu meningkatkan produksi antibodi, produksi protein untuk melawan infeksi, dan meningkatkan sel-sel yang dapat meningkatkan imunitas sertamembantu melawan infeksi.

  • Membantu menurunkan Tekanan Darah

Fiosisanin adalah salah satu pigmen spirulina yang berfungsi sebagai anti hipertensi. Dari penelitian spirulina meningkatkan fungsi endotel pada pembuluh darah.

  • Berfungsi sebagai neuroproteksi dan “memory booster”

Spirulina menurunkan akumulasi protein ‘AB’ dan menurunkan proseses oksidasi pada sistem saraf pusat yang merupakan factor untuk terjadi penyakit neurodegenerative seperti Parkinson ataupun Alzheimer.

Spirulina disarankan untuk konsumsi rutin pada saat sarapan pagi ke dalam smoothies, jus ataupun pada omelette. Kamu bisa mencampurkan spirulina dengan air lemon yang memiliki vitamin C tinggi dan pH asam sehingga mengoptimalkan absorbsi mineral dan nutrisi yang terdapat pada Spirulina.

Selamat beraktivitas, tingkatkan detoksifikasi pada tubuh kamu dengan Spirulina

Sumber:

1. El-Tantawy, W. H. (2015, March 27). Antioxidant effects of Spirulina supplement against lead acetate-induced hepatic injury in rats. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5067858/

2. Finamore, A., Palmery, M., Bensehaila, S., & Peluso, I. (2017). Antioxidant, Immunomodulating, and Microbial-Modulating Activities of the Sustainable and Ecofriendly Spirulina. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5274660/

3. Zinicovscaia, I., Safonov, A., Ostalkevich, S., Gundorina, S., Nekhoroshkov, P., & Grozdov, D. (2019). Metal ions removal from different type of industrial effluents using Spirulina platensis biomass. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/31244333

2 likes

Author

dr. Arihta Johana Wulandari Ginting

Your email address will not be published.