Healthy / Lifestyle

Karbohidrat Kompleks, sumber yang lebih baik untuk dikonsumsi

April 28, 2020

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Masyarakat sekarang ini mengkonsumsi kelebihan gula sebanyak 1000 kalori setiap harinya, atau yang setara dengan 2 gelas frapucino, sehingga membuat tubuh menyimpan gula dalam bentuk lemak di beberapa organ seperti hati, jantung, pembuluh darah dan lapisan lemak pada kulit terutama di bagian perut.

Gula yang kita kenal dalam bentuk glukosa, fruktosa ataupun sukrosa adalah bentuk karbohidrat simpleks dengan kalori kosong(tinggi kalori,tanpa nutrisi). Sehingga sebaiknya kita mengganti dengan Karbohidrat kompleks yang memiliki manfaat

1. Mengandung lebih banyak nutrisi yang masih murni (vitamin, mineral, gula rantai panjang, serat & fitonutrient) serat sangat penting sebagai salah satu bahan makanan yang dibutuhkan oleh bakteri baik, mengontrol penyerapan kolesterol dan membantu pasase pergerakan usus selama pencernaan.

2. Mengaktivasi metabolisme secara alami. Karbohidrat kompleks memiliki rangkaian oligosakarida & polisakarida yang membutuhkan durasi penyerapan nutrisi di usus lebih lama, sehingga gula dalam darah & kerja hormone insulin meningkat secara bertahap

3. Mengontrol berat badan karena kandungan kalori yang lebih rendah, namun  tinggi serat sehingga nafsu makan terkontrol dan tidak mudah craving

What should You Do :

1. Konsumsi karbohidrat dalam jumlah yang cukup

Bila dikonsumsi terlalu banyak mengakibatkan pankreas dipaksa bekerja menghasilkan hormon insulin, mengakibatkan gula darah turun drastis sehingga kamu menjadi mudah lapar lagi, craving, lemas atau menjadi mengantuk.

Ketika kamu tetap makan dengan gula yang tinggi, sel tubuh kamu yang sudah kekenyangan gula tidak mau lagi bekerja menerima hormon insulin atau yang kita sebut resistensi insulin yang merupakan penyebab diabetes.

2. Waktu terbaik untuk konsumsi karbohidrat adalah pada waktu siang hari ketika hormon insulin bekerja lebih optimal. Untuk makan malam pilihlah karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik rendah (20-30) sehingga membantu gula dalam darah kamu lebih stabil.

3. Hindari konsumsi karbohidrat pada pagi hari karena dengan adanya gula dapat menghentikan proses pembakaran lemak dari hormon kortisol dan hormon lainnya yang sedang aktif bekerja.

Karbohidrat kompleks adalah salah satu kunci untuk kamu sehat jangka panjang, dengan memilih pilihan sumber karbohidrat yang lebih baik kamu dapat menjaga tubuh kamu agar terhindar dari penyakit inflamasi kronik seperti diabetes, kolesterol yang tinggi, sindrom metabolik ataupun hipertensi.

  1. Ferretti, F., & Mariani, M. (2017, October 4). Simple vs. Complex Carbohydrate Dietary Patterns and the Global Overweight and Obesity Pandemic. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5664675/
  2. Holesh, J. E., & Martin, A. (2020, March 23). Physiology, Carbohydrates. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/29083823
  3. Kessler, K., Hornemann, S., Petzke, K. J., Kemper, M., Kramer, A., Pfeiffer, A. F. H., … Rudovich, N. (2017, March 8). The effect of diurnal distribution of carbohydrates and fat on glycaemic control in humans: a randomized controlled trial. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5341154/
  4. Suter, P. M. (2005). Carbohydrates and dietary fiber. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16596802
  5. Vargas, E. (2020, March 28). Biochemistry, Insulin Metabolic Effects. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK525983/
2 likes

Author

dr. Arihta Johana Wulandari Ginting

Your email address will not be published.