Lifestyle

Lemak Sehat untuk Imun Kuat

April 7, 2020

Tags: , , , , ,

Kebanyakan orang takut makan lemak, tapi yang di makan justru TransFat. Takut lemak bikin gendut, tp kenyataannya jumlah gula yang dikonsumsi per hari justru melebihi yang seharusnya. Padahal Asam lemak adalah komponen struktural mendasar sel. Dinding sel tubuh yang sehat terdiri dari dua lapisan lemak (lipid-bilayer) yang memungkinkan transportasi nutrisi yang masuk dan keluarnya zat buangan sel secara optimal. Sel-sel sistem kekebalan juga sangat tergantung pada fungsi membran sel untuk beroperasi. Lemak adalah materi pembentuk hormon terutama hormon stress dan reproduksi. Metabolisme lemak merupakan sumber energy yang baik untuk otak. Konsumsi lemak baik juga diperlukan untuk mengabsorbsi beberapa vitamin dan mineral yang di butuhkan tubuh.

Makan makanan yang kaya akan lemak sehat, seperti :

  • Alpukat

Alpukat selain kaya akan lemak tak jenuh, juga kaya serat, senyawa antioksidan, vitamin B, dan mineral penting seperti magnesium, potassium, yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Mengkonsumsi minyak yang terbuat dari alpukat (Avocado Oil), selain tinggi akan lemak baik juga tinggi akan vitamin E.  

  • Flaxseed (biji Rami) dan Flaxseed Oil

Biji flaxseed yang di blender/gerus mengandung asam lemak Omega-3 dan Serat. Namun Jika mengkonsumsi Flaxseed Oil memberikan asam lemak omega-3 yang lebih banyak lagi. Asam lemak seperti omega-3, berfungsi sebagai antiinflamasi (peradangan) dan juga berperan dalam kesehatan dinding Barrier sistem kekebalan tubuh kita yaitu mulai dari Kulit, Lapisan lendir (mukosa) saluran pernapasan sampai dengan dinding saluran pencernaan.

  • Minyak Zaitun murni

Minyak zaitun extra-virgin penuh lemak tak jenuh yang baik, juga mengandung vitamin E, vitamin K, dan antioksidan kuat.

  • Kelapa dan VCO (Virgin Coconut Oil)

Daging kelapa selain tinggi akan lemak tak jenuh, serat, juga mengandung protein nabati, beberapa mineral penting, dan vitamin B. Dengan mengkonsumsi VCO, meningkatkan kadar lemak baik HDL dalam darah yang penting untuk kesehatan kardiovaskular.

  • Dark Chocolate

Karena kandungan cocoa butter, dengan makan 1 ons Dark chocolate memberikan 9 g lemak sehat, serta nutrisi lain, seperti kalium dan kalsium. Dark chocolate juga terkenal dengan kandungan magnesium mineral yang penting untuk kesehatan saraf. Dark Chocolate juga sangat kaya akan antioksidan flavonoid.

  • Peanut Butter

Selai kacang selain kaya akan lemak baik, kamu juga akan mendapat manfaat dari kadar proteinnya, kadar karbohidrat yang lebih rendah, dengan tambahan vitamin E, vitamin B, dan mineral. Pilihlah selai kacang yang berkualitas, murni 100% dan tidak mengandung tambahan gula.

Makanan lain yang kaya akan lemak baik adalah kacang almond, mede, macadamia, kenari, ikan laut (kembung, tuna, salmon), chia seeds.

Dengan konsumsi Lemak baik sesuai kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan,  sel tubuh sehat, hormon seimbang, energi otak tersedia,  menjaga kesehatan jantung, dan sistem kekebalan tubuh bisa bekerja lebih optimal.

Reference

  1. Radzikowska, Urszula, et al. “The Influence of Dietary Fatty Acids on Immune Responses.” Nutrients, MDPI, 6 Dec. 2019, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6950146/.
  2. Gutiérrez, Saray, et al. “Effects of Omega-3 Fatty Acids on Immune Cells.” International Journal of Molecular Sciences, MDPI, 11 Oct. 2019, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6834330/.
  3. “Flaxseed and Flaxseed Oil.” Mayo Clinic, Mayo Foundation for Medical Education and Research, 25 Oct. 2017, www.mayoclinic.org/drugs-supplements-flaxseed-and-flaxseed-oil/art-20366457.
  4. Chinwong, et al. “Daily Consumption of Virgin Coconut Oil Increases High-Density Lipoprotein Cholesterol Levels in Healthy Volunteers: A Randomized Crossover Trial.” Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, Hindawi, 14 Dec. 2017, www.hindawi.com/journals/ecam/2017/7251562/.
  5. Chang, Chia-Yu, et al. “Essential Fatty Acids and Human Brain.” Acta Neurologica Taiwanica, U.S. National Library of Medicine, Dec. 2009, www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20329590.
2 likes

Author

dr. Kartika Prasasti Ramadia

Your email address will not be published.