Healthy / Lifestyle

Rekomendasi Mie yang Sehat dan Aman untuk Dikonsumsi

June 15, 2020

Tags: , , , , , , , , ,

Seperti yang Kita ketahui bahwa mie merupakan salah satu hidangan yang lezat dan disukai oleh banyak orang. Namun, apakah mie yang Kita konsumsi menyehatkan? Faktanya, mie dan pasta dapat menjadi pilihan menu sehat, tergantung dari bahan yang digunakan. Mie yang terbuat dari bahan dasar tepung terigu memiliki rasa yang lebih lezat, namun mie jenis ini bukanlah pilihan yang terbaik untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak. Hal ini karena tepung terigu yang menjadi bahan dasar mie jenis ini telah melalui proses pemutihan (bleaching) yang dapat mengurangi nutrisi didalamnya sehingga kandungan serat, protein, vitamin, mineral dan antioksidannya paling rendah bila dibandingkan dengan jenis mie lainnya.

Berikut adalah beberapa kelompok mie sehat yang bisa kamu pilih dan nikmati sesuai dengan kebutuhan Kamu.

  • Beans Pasta

Mie atau pasta yang terbuat dari jenis kacang-kacangan mengandung tinggi protein, serat dan bebas gluten yang dapat menjadi pilihan tepat pengganti mie biasa yang lebih sehat. Jenis beans pasta sangat disarankan dikonsumsi oleh vegetarian, penderita diabetes, intoleransi gluten dan kelompok orang yang membutuhkan protein tinggi seperti anak-anak dan atlet. Selain itu, kandungan protein dan serat yang tinggi pada mie jenis ini juga dapat membuat rasa kenyang yang lebih tahan lama. Namun, dalam memilih beans pasta yang sehat, pastikan bahan pertama dalam daftar bahan pada kemasannya adalah 100% bean flour. Hal ini karena beberapa pasta kacang sering dibuat dari campuran tepung olahan yang menjadikannya tidak jauh berbeda dengan pasta putih lainnya serta tidak bebas gluten. Pasta dari Explore Cuisine terbuat dari 100% edamame, kacang hijau, blackbeans dan jenis kacang lainnya sehingga mengandung protein tinggi yaitu 24 g protein per sajian dan serat tinggi yaitu 14 g per sajian (memenuhi 50% kebutuhan serat sehari) serta kaya akan zat besi, kalsium, dan kalium. Selain itu, pasta dari Explore Cuisine juga telah diverifikasi Non-GMO dan bersertifikat organik serta bebas gluten yang artinya sangat aman untuk dikonsumsi sebagai alternatif mie atau pasta yang lebih sehat.

  • Shirataki Noodles

Mie shirataki terbuat dari akar tanaman konjac yang mengandung tinggi serat, bebas gluten dan sangat rendah kalori sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk orang dengan intoleransi gluten, gula darah tinggi, vegetarian atau sedang menjalankan diet keto atau penurunan berat badan. Hal ini karena kandungan glucomannan atau jenis serat pada mie shirataki dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga memicu penurunan berat badan dan mencegah lonjakan gula darah setelah makan. Mie shirataki dari skinny pasta dapat menjadi pilihan mie rendah kalori yang aman dan sehat karena mengandung 100% bahan alami, non-GMO, dan bebas odor.

  • Veggie Noodle

Mie berbahan dasar sayuran memberikan cara mudah untuk mendapatkan sayuran dalam makanan sehari-hari, mengingat konsumsi sayuran rata-rata orang Indonesia masih tergolong rendah. Mie jenis ini biasanya mengandung natrium yang rendah dan serat yang tinggi sehingga lebih sehat dibandingkan dengan mie pada umumnya. Namun, kandungan serat yang disediakan pada mie ini mungkin akan lebih sedikit bila dibandingkan dengan sayuran utuh sehingga kita perlu mengkombinasikan veggie noodle dengan berbagai sayuran segar. Mie sayuran dari ladang lima dapat menjadi alternatif mie sayur yang aman dan sehat karena terdiri dari bahan-bahan alami, tanpa MSG, tanpa pewarna buatan dan tanpa pengawet serta mengandung vitamin, antioksidan dan serat yang lebih tinggi.

Seperti mie pada umumnya, mie berbahan dasar sayuran, kacang maupun shirataki sangat mudah untuk disiapkan. Menambahkan sayuran segar, kombinasi protein hewani dan nabati dan sumber lemak sehat seperti timun, sayur warna warni, kacang-kacangan, daging, ayam atau ikan dapat melengkapi nutrisi dalam satu piring penyajian.

References

Bahera, S. & Ray, R., 2016. Konjac glucomannan, a promising polysaccharide of Amorphophallus. International Journal of Biological Macromolecules, 92(2016), pp. 942-956.

Fang, W. & Wu, P., 2004. Variations of Konjac glucomannan (KGM) from Amorphophallus konjac and its refined powder in China. Food Hydrocolloids, 18(1), pp. 167-170.

Krishnan, M. & Prabhasankar, 2012. Health Based Pasta: Redefining the Concept of the Next Generation Convenience Food. Critical Reviews in Food Science and Nutrition, 52(1), pp. 9-20.

Pakhare, K., Dagadkhair, A. & Udachan, I., 2018. Enhancement of Nutritional and Functional Characteristics of Noodles by Fortification Protein and Fiber: A Review. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 7(1), pp. 351-357.

Sutriningsih, A. & Ariani, N. L., 2017. Efektivitas Umbi Porang Terhadap Penurunan Kadar Glukos Darah Penderita Diabetes Melitus. Jurnal Care, 5(1), pp. 48-58.

15 likes

Author

Defanda Tritya, S.Gz, RD )

Your email address will not be published.