Healthy / Lifestyle / Organic Life

Sumber Protein Terbaik untuk Tubuh Sehat Alami

April 16, 2020

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Banyak yang bingung dan bertanya protein apa yang terbaik untuk tubuh, sekarang kamu bisa mengkombinasikan sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan jenis protein di daerah kamu

1. Telur : memilki kandungan asam amino komplit dengan multinutrisi (tinggi mineral & vitamin) yang mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Telur sangat baik untuk pertumbuhan sel anak dan regenerasi protein untuk orang tua. Untuk kesehatan yang lebih maksimal disarankan untuk mengkonsumsi telur organik, tanpa tambahan mineral sintetik,  dengan kuning telur berwarna keoranyean & cangkang yang lebih susah dipecahkan.

2. Daging merah : Protein dengan asam amino komplit, tinggi zat besi dan vitamin B untuk pertumbuhan sel darah merah, membangun massa otot, pemulihan setelah operasi, untuk kesehatan tulang orangtua, & masa pertumbuhan anak. Konsumsi yang organic grass fed-finished.

3. Unggas : Protein dengan asam amino komplit, yang baik untuk maintenance anak dan dewasa yang aktif bekerja. Pilihlah untuk konsumsi unggas yang organik, free range/peternakan lokal agar bebas dari bahan kimia seperti hormone, antibiotik, arsen dan formalin. Ayam organik memiliki kandungan MUFA, PUFA yang merupakan kandungan lemak baik yang lebih tinggi dibandingkan dengan ayam konvensional.              

4. Ikan : Protein dengan asam amino dan kandungan tinggi omega 3 yang baik untuk meningkatkan kesehatan otak anak, membantu tidur lebih rileks, dan stabilisasi mood. Konsumsi ikan alami yang ditangkap dari laut bebas, bukan yang diternak.

5. Seafood : Protein dengan asam amino komplit, lemak sehat, dan tinggi mineral (Kalsium, Fofat, Selenium, Besi) sebagai kebutuhan sehari-hari untuk pertumbuhan sel, meningkatkan massa tulang, meningkatkan massa otot, dan produksi sel darah merah. Konsumsi makanan laut yang alami yang ditangkap dari laut bebas, bukan yang diternak.

6. Chlorella &  Spirulina : superfood dengan asam amino essensial komplit, tinggi vitamin B12, zat besi, dan antioksidan (lutein, klorofil) yang dapat membantu produksi sel darah, meningkatkan kesehatan pencernaan, membantu proses detoksifikasi, sebagai anti kanker dan meningkatkan imun.

7. Kacang-kacangan & Biji-bijian : asam amino berkualitas medium, tinggi serat, vitamin B, mineral (fosfat, magnesium, kalium, mangan, tembaga) sangat baik untuk wanita dan anak kecil, terutama membentuk energi, meningkatkan kesehatan pencernaan, jantung, mood dan kulit. Konsumsi kacang dan biji-bijian non-GMO, tanpa penambahan rasa dan organik. Dari penelitian, kacang walnut baik sekali untuk pertumbuhan otak dan membantu mood lebih stabil.

Tingkatkan konsumsi protein berkualitas kamu, sehingga tubuh kamu bisa mendapatkan asam amino yang komplit, yang dapat memproduksi sel-sel penting seperti hemoglobin, elastin, keratin, kolagen, enzim, dan hormone. Sehingga akhirnya aliran darah kamu bisa menghantarkan oksigen lebih baik, imunitas di sistem pernafasan lebih optimal, kulit tidak mudah kusam, pencernaan semakin sehat, dan keseluruhan sistem bisa bekerja optimal melawan penyakit dari pathogen, toksin ataupun peradangan.


1. Daly, Robin M, et al. “The Effects of a Protein Enriched Diet with Lean Red Meat Combined with a Multi-Modal Exercise Program on Muscle and Cognitive Health and Function in Older Adults: Study Protocol for a Randomised Controlled Trial.” Trials, BioMed Central, 8 Aug. 2015, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4529719/.


2. Bushkin-Bedient, Sheila, and David O Carpenter. “Benefits versus Risks Associated with Consumption of Fish and Other Seafood.” Reviews on Environmental Health, U.S. National Library of Medicine, 2010, www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21038755.


3. Hosomi, Ryota, et al. “Seafood Consumption and Components for Health.” Global Journal of Health Science, Canadian Center of Science and Education, 28 Apr. 2012, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4776937/


4. Karkos, P D, et al. “Spirulina in Clinical Practice: Evidence-Based Human Applications.” Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine : ECAM, Hindawi Publishing Corporation, 2011, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3136577/.


5. Morgan, Jane, et al. “Meat Consumption Is Positively Associated with Psychomotor Outcome in Children up to 24 Months of Age.” Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition, U.S. National Library of Medicine, Nov. 2004, www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15572888.


6. Oken, Emily, et al. “Which Fish Should I Eat? Perspectives Influencing Fish Consumption Choices.” Environmental Health Perspectives, National Institute of Environmental Health Sciences, June 2012, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3385441/.


7. Papanikolaou, Yanni, and Victor L Fulgoni. “Egg Consumption in Infants Is Associated with Longer Recumbent Length and Greater Intake of Several Nutrients Essential in Growth and Development.” Nutrients, MDPI, 4 June 2018, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6024369/


8. Pribis, Peter. “Effects of Walnut Consumption on Mood in Young Adults-A Randomized Controlled Trial.” Nutrients, MDPI, 25 Oct. 2016, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5133056/.


9. Schagen, Silke K, et al. “Discovering the Link between Nutrition and Skin Aging.” Dermato-Endocrinology, Landes Bioscience, 1 July 2012, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3583891/.


10. Średnicka-Tober, Dominika, et al. “Composition Differences between Organic and Conventional Meat: a Systematic Literature Review and Meta-Analysis.” The British Journal of Nutrition, Cambridge University Press, 28 Mar. 2016, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4838835/.

5 likes

Author

dr. Arihta Johana Wulandari Ginting

Your email address will not be published.